10 Kopi Paling Mahal Di Dunia
10 Kopi Paling Mahal Di Dunia -
Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi
biji tanaman kopi. Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab: قهوة qahwah yang berarti
kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi.
Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa
Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda.[rujukan?]
Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata
kopi yang dikenal saat ini.
Minuman nikmat yang digemari segala kalangan. Bagi penikmat kopi,dia menjadi teman dikala senang maupun saat dilanda penyakit galau. Kadang juga sebagai teman saat kita begadang bikin tugas kampus atau kantor. Yah, tapi mungkin selama ini kita hanya menikmati kopi kualitas bawah. Kenapa ane bilang begitu....karena ternyata banyak kopi kualitas atas yang harganya bikin kita mengurungkan niat untuk membelinya dan memilih kopi sachet seharga 500/1000 rupiah . Tapi tidak bagi penikmat kopi berkantong tebal mereka rela keluar berapa saja untuk bisa menikmati kopi kualitas terbaik.Inilah 10 Kopi Paling Mahal Di Dunia
1.Selecto AA Yauco Coffee - Puerto Riko
Berasal dari wilayah Yauco, Kopi puerto Riko sudah dikenal keunggulannya di seluruh dunia. Diproduksi di Pegunungan Southwestern Puerto Riko, kopi ini dihargai mahal karena rasa yang ringan. Anda dapat menikmati kopi ini dengan harga : $24 per pon/Rp 230.000 per setengah Kg
2.Starbucks Rwanda Blue Bourbon - Gatare / Karengera, Rwanda
Starbucks menemukan biji kopi ini di Gatare dan Karengera dari kunjungan mereka ke tempat pencucian kopi di Rwanda pada tahun 2004. Sekarang dinamakan Rwanda Blue Bourbon coffee. Anda dapat menikmati kopi ini dengan harga : $24 per pon/Rp 230.000 per setengah Kg
3.Kopi Kona Hawaii
Brasil memperkenalkan kepada Inggris pohon kopi yang ditanam di tanah vulkanis, Kona pada akhir 1820-an. Iklim di tempat itu cocok untuk budidaya kopi ini. Dikenal dengan rasa nyaman dan nikmat, Anda dapat menikmati kopi ini dengan harga : $34 per pon/Rp 320.000 per setengah Kg .
4.Los Planes - Citala, El Salvador
Los Planes menjadi juara tanaman komersial di El Salvador
dan peringkat kedua di Trophy of Excellence 2006. Merebut hati 93,52 dari 100
juri internasional dalam kompetisi. Anda dapat menikmati kopi ini dengan harga
: $40 per pon/Rp 370.000 per setengah Kg .
5.Blue Mountain - Wallenford Estate, Jamaica
5.Blue Mountain - Wallenford Estate, Jamaica
Kopi ini adalah andalan Caffe Artigiano, sebuah kafe terkenal di Kanada dan dua roasters Australia. Cangkir kopi eksklusif ini tersedia di toko-toko khusus lain di seluruh dunia. Anda dapat menikmati kopi ini dengan harga : $50 per pon/Rp 470.000 per setengah Kg.
6.Fazenda Santa Ines - Minas Gerais, Brazil
Blue Mountain Jamaika dikenal
dengan kualitas beragam. Kopi ini sangat populer di kalangan pencinta kopi
ringan karena rasa dan aroma yang kuat. Jepang mengimpor sekitar 85% dari kopi
ini. Anda dapat menikmati kopi ini dengan harga : $ 49 per pon/Rp 460.000 per
setengah Kg.
7.El Injerto - Huehuetenango, Guatemala
7.El Injerto - Huehuetenango, Guatemala
Sejarah kopi El Injerto ini berasal dari wilayah
Huehuetenango, Guatemala. Telah mengantongi hadiah pertama tahun 2006 Trophy of
Excellence. Anda dapat menikmati kopi dengan harga : $50 per pon/Rp 470.000 per
setengah Kg.
8.Island, St Helena Coffee Company - St Helena
8.Island, St Helena Coffee Company - St Helena
Pulau St Helena, 1.200 mil di lepas pantai Afrika adalah rumah bagi kopi St Helena. Menjadi terkenal sampai sekarang karena tak lepas dari jasa Napoleon Bonaparte yang menaburkan benihnya di Pulau St Helena. Anda dapat menikmati kopi dengan harga : $79 per pound/Rp. 750.000 per stgh Kg.
9.Hacienda La Esmeralda - Boquete, Panama
Hacienda La Esmeralda's Geisha tumbuh di Boquete, Kopi
panama populer di seluruh dunia karena rasanya. Menjadi nikmat karena sebagian
besar kopinya dibudidayakan di bawah naungan pohon-pohon jambu biji tua. Anda
dapat menikmati kopi dengan harga : $104 per pound/Rp 1.000.000 per setengah
Kg.
10.Kopi Luwak - Indonesia
10.Kopi Luwak - Indonesia
Kopi Luwak adalah kopi yang
diproduksi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan
binatang bernama luwak. Kemasyhuran kopi ini telah terkenal sampai luar negeri.
Bahkan di Amerika Serikat, terdapat kafe atau kedai yang menjual kopi luwak
(civet coffee) dengan harga yang cukup mahal. Kopi yang dikais dari kotoran
luwak ini bisa mencapai harga : $160 per pon/Rp. 1.500.000 per setengah Kg.
Luwak, atau lengkapnya musang luwak, senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul masak sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami dalam perut luwak. Dan konon, rasa kopi luwak ini memang benar-benar berbeda dan spesial di kalangan para penggemar dan penikmat kopi.
Apakah anda yakin Kopi Luwak Indonesia kopi termahal didunia ???? kalau iya berarti anda salah gan karena kopi termahal di dunia ada di bawah ini
Black Ivory-Kopi kotoran gajah
Luwak, atau lengkapnya musang luwak, senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul masak sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami dalam perut luwak. Dan konon, rasa kopi luwak ini memang benar-benar berbeda dan spesial di kalangan para penggemar dan penikmat kopi.
Apakah anda yakin Kopi Luwak Indonesia kopi termahal didunia ???? kalau iya berarti anda salah gan karena kopi termahal di dunia ada di bawah ini
Black Ivory-Kopi kotoran gajah
Lupakan robusta dan arabika--ini adalah kopi termahal di
dunia, dengan bumbu unik: kotoran gajah. Kini, kopi yang dihasilkan dari
perbukitan utara Thailand, menjadi kopi termahal di dunia.
Per kilogram kopi yang dikenal dengan nama black ivory ini dijual seharga US$ 1.100, atau setara Rp 10,6 juta. Sebelumnya, kopi termahal adalah kopi luwak yang harga per kilogramnya di pasaran internasional antara US$ 700 hingga US$ 1.000.
Mengapa harga kopi ini menjulang? Selain rasanya yang konon nikmat, proses panjang dilalui sebelum terhidang menjadi secangkir kopi. Perempuan pedesaan Thailand mengumpulkan kotoran gajah di provinsi Chiang Rai, Thailand utara. Setelah terkumpul, mereka memilah biji-biji kopi dari tiap gunduk kotoran gajah.
Selama dalam percernaan gajah inilah aroma kopi "diperkaya". Dibutuhkan 15-30 jam untuk mencerna biji, yang berada di dalam perut gajah, bersama makanan seperti pisang, tebu, dan bahan-bahan lainnya.
Ide kopi gajah ini muncul dari seorang investor kopi asal Kanada, Blake Dinkin. Ia menghabiskan US$ 300 ribu untuk mengembangkan proses pengolahan kopi dengan media pencernaan gajah. Dinkin mengatakan ia bekerja dengan seorang dokter hewan untuk memastikan gajah-gajah ini tidak menyerap kafein dari buah kopi yang dikonsumsinya.
Kopi gajah beda dengan kopi luwak yang kini ada di mana-mana. Hanya hotel-hotel mewah di Thailand yang menyediakan. Belakangan, permintaan juga datang dari jaringan hotel bintang lima di Maladewa dan Abu Dhabi.
Saat ditanya mengapa begitu mahal harga kopi buatannya, Dinkin setengah bercanda menyatakan bahwa gajah adalah pekerja yang sangat tidak efisien. Dibutuhkan 33 kilogram biji kopi mentah untuk memproduksi 1 kilogram kopi black ivory. "Mayoritas kopi yang masuk ke perutnya telah rusak atau hilang setelah dikeluarkan. Beda dengan luwak," ujarnya.
Per kilogram kopi yang dikenal dengan nama black ivory ini dijual seharga US$ 1.100, atau setara Rp 10,6 juta. Sebelumnya, kopi termahal adalah kopi luwak yang harga per kilogramnya di pasaran internasional antara US$ 700 hingga US$ 1.000.
Mengapa harga kopi ini menjulang? Selain rasanya yang konon nikmat, proses panjang dilalui sebelum terhidang menjadi secangkir kopi. Perempuan pedesaan Thailand mengumpulkan kotoran gajah di provinsi Chiang Rai, Thailand utara. Setelah terkumpul, mereka memilah biji-biji kopi dari tiap gunduk kotoran gajah.
Selama dalam percernaan gajah inilah aroma kopi "diperkaya". Dibutuhkan 15-30 jam untuk mencerna biji, yang berada di dalam perut gajah, bersama makanan seperti pisang, tebu, dan bahan-bahan lainnya.
Ide kopi gajah ini muncul dari seorang investor kopi asal Kanada, Blake Dinkin. Ia menghabiskan US$ 300 ribu untuk mengembangkan proses pengolahan kopi dengan media pencernaan gajah. Dinkin mengatakan ia bekerja dengan seorang dokter hewan untuk memastikan gajah-gajah ini tidak menyerap kafein dari buah kopi yang dikonsumsinya.
Kopi gajah beda dengan kopi luwak yang kini ada di mana-mana. Hanya hotel-hotel mewah di Thailand yang menyediakan. Belakangan, permintaan juga datang dari jaringan hotel bintang lima di Maladewa dan Abu Dhabi.
Saat ditanya mengapa begitu mahal harga kopi buatannya, Dinkin setengah bercanda menyatakan bahwa gajah adalah pekerja yang sangat tidak efisien. Dibutuhkan 33 kilogram biji kopi mentah untuk memproduksi 1 kilogram kopi black ivory. "Mayoritas kopi yang masuk ke perutnya telah rusak atau hilang setelah dikeluarkan. Beda dengan luwak," ujarnya.

















0 komentar:
Posting Komentar